HUMBEL

Knowledge Management

Memilih Casing Untuk Komputer

Casing merupakan tempat menyimpan peralatan atau komponen dalam sebuah komputer agar komputer bisa digunakan. Peralatan yang terdapat dalam casing tersebut meliputi motherboard, power supply, floppy disk drive, hard disk, kartu grafik (VGA Card), kartu suara (Sound Card), dan lain-lain.

Sementara itu peralatan lain seperti CPU dan RAM akan ditancapkan ke motherboard. Sedangkan kartu grafik. Kartu suara, kartu jaringan, dan sebagainya setelah ditancapkan ke motherboard kedudukannya akan diperkuat dengan memasang mur atau di atas lubang mur yang tersedia dibagian belakang casing. Sehingga semua piranti keras tertancap rapi dan kuat.

Pemilihan jenis casing sangat penting. Karena sangat menentukan penampilan komputer setelah selesai dirakit. Dalam memilih jenis casing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya kebutuhan dan tempat penyimpanan komputer kelak. Jika anda senang mengotak-atik atau bongkar pasang mungkin casing jenis desktoplebih menguntungkan. Tetapi jika anda sebagai pekerja, casing jenis tower atau mini tower akan lebih baik.

Selain ketentuan tersebut hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam memilih casing adalah ruangan dan meja kerja yang akan digunakan. Jika ruangannya luas dan meja cukup besar casing jenis tower sangat cocok. Tetapi jika ruangannya sempit dan juga meja yang akan digunakan relatif kecil jenis desktop lebih sesuai.

Perlu juga diketahui dalam sebuah casing kosong sudah dilengkapi dengan power supply dan beberapa kabel indikator. Kabel indikator yang umum terdapat dalam sebuah casing antara lain indikator hard dsik, indikator poer supply, indikator power, kabel untuk tombol reset, kabel keylock, kabel arus untuk hard disk, disk drive, dan beberapa kabel arus lainnya. Selain itu masih ada kabel lain yang sangat penting keberadaannya adalah kabel arus yang menghubungkan power supply ke motherboard. Biasanya kabel ini sudah diberi nomor yang umumnya bernomor P9 dan P8

1. Casing Jenis Desktop

Dulu ketika komputer memasuki pasaran khususnya Indonesia casing jenis desktop yang paling populer. Karena waktu itu pilihan tidak banyak dan komputer umumnya menggunakan casing jenis desktop ini sempat menjadi primadona. Namun kini tampaknya jenis ini kurang diminati.

Akan tetapi bukan berarti jenis ini tidak dijual lagi melainkan peminatnya sudah mulai berkurang. Sehingga casing jenis desktop sulit dijumpai di pasaran, kecuali komputer-komputer built-up memang masih banyak menggunkan casing jenis desktop ini. Casing desktop bentuknya menyerupai kotak persegi panjang dengan ukuran ±30 cm lebar, dan panjang kira-kira 50 cm.

 

2. Casing Jenis Tower

Isi dari casing jenis tower, mini tower, maupun middle tower pad dasarnya hampir sama seperti jenis desktop. Yang membedakan dari jenis-jenis tersebut adalah ukuran dan bentuknya saja. Jenis-jenis ini bentuknya berdiri tegak, dan bagian deoan casing tersebut terdapat semacam pintu penutup. Pintu ini digunakan sebagai penutup dan sekaligus pengaman jika komputer tidak digunakan.

Ukuran casing tower ini bervariasi, tergantung jenis dan merknya. Mini tower lebih pendek dibandingkan dengan tower/full tower. Begitu juga dengan middle tower ukurannya berbeda dengan jenis tower maupun mini tower.

405 Kali Di Baca