HUMBEL

Knowledge Management

Apa Itu Database Server?

Database atau basis data adalah program atau aplikasi yang digunakan untuk menampung data dan dikemudian hari bisa dugunakan untuk berbagai kebutuhan. Aplikasi Database ini juga sering dinamakan dengan DBMS (Database Management System) karena selain menampung data, aplikasi ini mengelola data yang tersimpan di dalamnya.

Kegunaan Database banyak sekali, hampir sermua sistem informasi yang berjalan dewasa ini seperti aplikasi-aplikasi di kantor-kantor baik pemerintah maupun swasta menggunakan Database sebagai tempat penampung datanya. Bahkan aplikasi berbasis web seperti portal berita, toko online, dan lain-lain juga menggunakan Database. Karena itu Database sangat penting peranannya. Tanpa Database, menyimpan banyak data akan sangat sulit.

Ada banyak aplikasi atau program yang diciptakan khusus untuk menangani Database ini. Pada platform Windows kita sudah mengenal MS Access dari keluarga Office System, Visual Fox Pro, dan MSSQL, baik yang Express maupun yang Enterprise untuk kebutuhan Database yang lebih besar dan kompleks.

Pada platform yang independent yang dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi komputer dan MySQL, PostgreSQL, SQLite, Oracle, dan banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.

Di dunia Linux khususnya Ubuntu, ada dua buah aplikasi Database yang terkenal yang bahkan sudah digunakan secara meluas. Kedua aplikasi Database tersebut adalah MySQL dan PostgreSQL.

1. MySQL

Dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh perusahaan pengembang software dan konsultan Database bernama MYSQL AB yang berada di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX dataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada Client.

Awalnya Michael “Monty” Widenius, pengembang satu-satunya di TcX memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan di dalamnya.

Mula-mula Monty memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya itu, namun SQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Monty menghubungi David Hughes, pembuat mSQL yang sedang merilis versi kedua dari mSQL.

Kemudian Monty mencoba sendiri membuat mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuannya yang lebih sesuai sehingga lahirlah MySQL.

Tentang pengambilan nama MySQL, sampai saat ini masih belum jelas asal-usulnya. Ada yang berpendapat nama My diambil dari huruf depan dan belakang Monty, tetapi versi lain mengatakan nama itu diambil dari putri Monty yang kebetulan juga bernama My.

Saat ini MySQL menjadi milik perusahaan pembuat aplikasi Database terkenal, yaitu Oracle yang terjadi karena akuisisi Oracle terhadap MySQL.

2. PostgreSQL

PostgreSQL dibuat dan dikembangkan oleh mahasiswa dan staff programer University of California Berkeley dibawah arahan Profesor Michael Stonebraker. Pada awal mulanya aplikasi ini dinamakn dengan Postgres95, kemudian nama tersebut berubah menjadi PostgreSQL dan digunakan sampai sekarang.

Pada awalnya aplikasi ini tidak memenuhi Standart ANSI-SQL sehingga membuat tim pengembangnya merasa tertantang dan mengembangkan PostgreSQL untuk bisa dapat memenuhi Standart tersebut. Hasil dari usaha tersebut sangat luar biasa. Bukan hanya membuat PostgreSQL dapat memenuhi Standart ANSI-SQL, namun lebih diatasnya, sehingga dapat mengalahkan aplikasi-aplikasi Database besar dan komersil lainnya seperti Oracle dan MSSQL.

Kelebihan aplikasi Database ini selain gratis, adalah fungsinya yang sangat luas, serat memiliki bahasa pemrograman SQL sendiri selain bahasa SQL Standart, sehingga user dapat mendefinisikan SQL nya sendiri, terutama untuk pembuatan function.

PostgreSQL juga menyediakan konektifitas yang luas, sehingga dapat degan mudah berkomunikasi dengan berbagai bahasa pemrograman terkenal seperti C, C++, Java, Python, dan lain-lain. Karena itu tidak salah, jika PostgreSQL dikenal sebagai aplikasi Database yang powerfull dan rendah biaya sehingga banyak diminati oleh developer open source saat membangun sistem informasi sebuah organisasi.

 

Referensi : Ubuntu Server (Panduan Singkat & Cepat)

718 Kali Di Baca